Metode Pelaksanaan Pembangunan Warehouse Atau Gudang Rangka Baja

kontraktor jogja

PT EMKA Architect Group, merupakan perusahaan KONTRAKTOR DI JOGJA yang sudah berpengalaman selama lebih dari 20 tahun. KONTRAKTOR Villa, KONTRAKTOR Resort, KONTRAKTOR Restoran, KONTRAKTOR Rumah Hunian, KONTRAKTOR Apartemen, KONTRAKTOR Hotel, KONTRAKTOR Perumahan, KONTRAKTOR Gedung Bertingkat. Menjadi KONTRAKTOR Jogja yang berpengalaman lebih dari 20 tahun, menjadikan PT EMKA Architect Group bukan hanya sekedar melayani pembangunan villa, resort, restoran, apartemen, rumah, perumahan, hotel

untuk melaksanakan pembangunan ware house kita memerlukan perencanaan yang baik dan pelaksanaan yang tepat karena dalam pembangunan warehouse (Gudang) dibutuhkan dua material yang berbeda, yaitu beton dan baja, dan masing-masing material dapat dikerjakan sesuai dengan rencana kita yang baik, mengapa kita memerlukan perencanaan yang baik, karena untuk mempercepat pembangunan ada bahan yang harus kita dahulukan kerjakan sebelum pelaksanaan pemasangan di lapangan.

1. Pembersihan Area
Pembersihan area yang biasa disebut di proyek Land Clearing Area, adalah pekerjaan untuk membersihkan area yang kita bangun untuk melancarkan pelaksanaan pekerjaan kita, seperti jika area tersebut harus di cut atau fill untuk membuat area tersebut sesuai dengan gambar, atau mensurvey apakah mobil crane bisa masuk atau tidak dan segala hal yang bisa menghambat pelaksanaan pembangunan.

2. Proses Fabrikasi Baja
Alangkah baiknya ketika pembersihan area sedang dilakukan fabrikasi baja juga berjalan di work shop, karena ketika proses pemancangan pondasi pancang selesai dapat dilakukan pembuata pre-pour foundation dan pedestal.

3. Menentukan Titik Tiang Pancang
Untuk menentukan titik tiang pancang kita membutuhkan surveyor yang bisa menggunakan alat ukur Teodolit, kunci utama kita untuk menentukan titik tiang pancang ini adalah kita harus mendapatkan BM atau bench mark atau titik patokan awal kita, bisa kita dapatkan dari batas gedung (existing) yang sudah ada, tentunya yang menentukan owner terlebih dahulu.

4. Proses Tiang Pancang
Pelaksanaan proses tiang pancang dapat dilakukan ketika surveyor sudah mendapatkan semua titik pondasi tiang pancang, pastikan semuanya di titik yang benar, andai terjadi kesulitan pemancangan dan harus dirubah, cepat diberikan laporan ke civil engineering konsultan agar bisa dihitung ulang untuk kekuatan pondasi tiang pancang tersebut.

5. Pembuatan Pre-Pour Foundation dan Pedestal
Setelah proses pemancangan pondasi tiang pancang telah dilakukan, selanjutnya dilakukan proses pembuatan pre- pour fondation dan pedestal, buat level tanah 1 level dengan pre-pour foundation yang berguna mempermudah pembuatan fabrikasi besi pondasi tersebut, jika sedikit tidak masalah, tapi jika banyak alangkah baiknya, ketika melevel buat separuh ketinggian pre-pour agar mengurukan tidak banyak, atau buat selevel ambang bawah dari tie beam kita.

6. Pemasangan Colum Baja dan Rafter Frame Kuda-Kuda Baja
Ketika pekerjaan pengecoran pre-pour foundation dan pedestal selesai dikerjakan kita menunggu umur beton agar bisa dipasangkan kolom baja, ketika menunggu umur beton ini, percepat proses fabrikasi kolom dan rafter baja serta lakukan pemasangan besi tie beam kebagian-bagian yang tidak menghambat jalan mobil crane ketika akan dilakukan pemasangan baja atau erection column steel.

7. Pembuatan Tie Beam
Lakukan fabrikasi pemasangan besi tie beam, sambungkan dengan besi yang sudah dikeluarkan dari pedestal, pilih span yang tidak akan mengganggu gerakan mobil crane, biasanya dimulai dari sudut-sudut bangunan, jangan langsung ditengah bangunan, karena kemungkinan mobil crane sulit lewat nantinya.

8. Pemasangan Atap dan Dinding
Pemasangan rafter dan kolom sudah selesai dapat kita lakukan pemasangan atap dari gording dan sampai penutup atap serta bisa di lakukan secara bersamaan pemasangan dinding ware house, ada yang pakai pasangan bata ada juga yang clading, tapi biasanya akan memasang pasangan bata terlebih dahulu minimal setengah meter atau sesuai dengan desain.

9. Pembuatan Slab Floor
Setelah dinding terpasang bisa dilakukan pemasangan fabrikasi besi lantai gudang tersebut ingat pakai metode yang benar, slab harus disatukan setiap slab floor oleh besi dowel, yang dipisahkan setiap 1 modul slab floor.

PT. EMKA ARCHITECT GROUP sudah berhasil membangun Berbagai macam dan bentuk bangunan mulai dari pembangunan villa, resort, restoran, apartemen, rumah, perumahan, hotel dll diberbagai tempat di Jogja dan sekitarnya sehingga bisa menjadi partnership dalam Proyek Pembangunan anda. tidak hanya itu PT. EMKA Architect Group juga bisa membantu anda untuk perizinan pendirian Bangunan dan pengelolaan.

Bagikan Via

Comments