KONTRAKTOR JOGJA-KIAT BELI TANAH WARISAN

KONTRAKTOR JOGJA-KIAT BELI TANAH WARISAN

kontraktor jogja

JASA BANGUN- KONTRAKTOR -ARSITEK JOGJA . Jika Anda mempunyai niatan membeli tanah warisan maka berhati-hatilah dan telusuri status tanah tersebut terlebih dahulu,legalitas adalah hal yang paling penting kemudian pastikan siapa ahli waris dari tanah tersebut, sebab ada kalanya sipenjual ternyata hanya diberi kuasa dalam menjual tanah oleh ahli waris atau pemilik tanah sebenarnya.
Juga sering terjadi bahwa seseorang menjual tanah warisannya tanpa sepengetahuan ahli waris lain. Tentunya akan menjadi masalah karena sebetulnya semua ahli waris tersebut harus terlibat dalam transaksi jual beli.
Berikut ini kami memberi beberapa kiat untuk membeli tanah warisan, dan terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan perihal keabsahan tanah warisan tersebut :

1. Keberadaan surat kuasa yang dibuat khusus untuk si penjual ( pihak selain ahli waris ) secara tertulis harus Anda telusuri. Jika ternyata penjual cuma memiliki surat kuasa umum, berarti surat kuasa tersebut berfungsi hanya sebatas tujuan kepengurusan, dan bukanlah kuasa dalam hal menjual.

2. Jika kuasa yang dimiliki penjual tidak tertulis atau hanya secara lisan, maka ketentuannya Anda tidak bisa melakukan transaksi jual beli. Agar lebih aman, surat kuasa dibuat atas sepengatahuan notaris, nantinya ada indentitas notaris seperti stempel ataupun tanda tangan di surat kuasa tersebut. Atau setidaknya pembuatan surat tersebut diketahui dan disahkan oleh camat atau lurah setempat. Nantinya pihak Lurah ataupun Camat akan bertindak selaku saksi.

3. Jika ahli waris lebih dari satu orang, maka mereka semua harus terlibat dan tertera nama serta tanda tangannya satu persatu dalam surat kuasa tersebut. Nah, itulah makanya mengapa Anda harus menelusuri siapa saja ahli waris tanah tersebut. Carilah informasi dari pihak-pihak warga, RT maupun RW setempat. Anda tidak perlu sungkan dengan si penjual, karena ini merupakan prosedur kemanan yang umum. Setelah Anda mengetahui siapa saja ahli warisnya namun tidak semuanya bisa terlibat (langsung maupun tertulis), maka pastikan sebelum transaksi jual beli tanah warisan tersebut bahwa permasalahan tidak akan muncul di kemudian hari. Sebab, suatu saat salah satu ahli waris bisa saja membatalkan jika ternyata nama dan tanda tangannya tidak tercantum dalam surat kuasa.

4. Pastikan atau periksa fatwa waris, guna memastikan seluruh ahli waris merupakan pihak yang berhak untuk menjual tanah warisan tersebut.

Bagikan Via

Comments